Thursday, 4 December 2014




Yayasan Sahabat Peduli Umat bekerja sama dengan organisasi unsur masyarakat melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sukamaju Bandung bekerjasama dengan Bank BRI Cabang RE Martadinata Bandung. Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar aspirasi masyarakat terhadap maraknya bank keliling dan rentenir yang melanda daerah kumuh perkotaan. Diantara masyarakat kumuh perkotaan tidak sedikit mereka yang asset keluarganya misalkan berupa sepeda motor, alat elektronik bahkan ada yang sampai rumah disita oleh bank keliling atau rentenir dikarenakan menunggak dan terjadi penundaan pembayaran bahkan ada sebuah kejadian dimana nilai bunga sudah melebihi bahkan dua kali lipat dari pinjaman pokok. Pinjaman terhadap bank keliling atau rentenir bunganya sangat tinggi bahkan ada yang sampai 20% perbulannya tapi masih diminati oleh masyarakat yang .
Terobosan baru yang dilakukan oleh Yayasan Sahabat Peduli Umat yang bekerjasama dengan LPM Sukamaju mendapatkan respon yang positif. Manfaat positif yang didapat oleh masyarakat diantaranya tentang pengatahuan per bankan diantaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang merupakan salah satu bank milik pemerintah yang merupakan pelaksana program kesejahteraan rakyat melalui kredit perbankan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akad kredit tidak memerlukan jaminan dengan plafon sampai dengan Rp 5.000.000,- dengan suku bunga bank 1% perbulan yang jauh lebih rendah dari pada bank keliling atau rentenir.
Pada kesempatan baik ini pula Sahabat Peduli Umat tidak memiliki MoU dengan narasumber Bank Pemerintah yang sebenarnya menjadi dasar diantaranya untuk menyehatkan iklim usaha sektor UMKM yang saat ini kurang mendapatkan informasi yang utuh dari dunia perbankan selain itu untuk masyarakat kecil sebagian masih beranggapan bahwa proses peminjaman ke bank rumit dan berbelit kemudian ada rasa sungkan, segan dan hawatir bingung jika masuk bank. Yayasan Sahabat Peduli Umat berusaha untuk menjembatani program unggulan pemerintah (KUR) yang hingga saat ini masih belum cukup merata penerima manfaatnya. Semoga dengan agenda kecil ini bisa mendatangkan manfaat.
Menurut ketua pelaksanan program Bpk Rohmana :”Kami menyadari bahwa yang kami lakukan ini masih terlalu kecil, namun ini adalah sebagai upaya kongkrit kami untuk memberdayakan kaum rentan, kami telah melakukan observasi rata-rata pelaku usaha kecil agak terhambat berkembang diantaranya penyebab salah satunya adalah terlibat kredit dengan pihak bank keliling atau rentenir sedangkan kita tahu bahwa iklim usaha tidaklah selalu stabil pasti ada pasang surutnya dan jika pinjam moal ke bank keliling atau rentenir tentunya mereka sangat tidak toleran atau tidak memiliki kebijakan jika terjadi keterlambatan cicilan. Berbeda halnya dengan bank pemerintah yang memiliki kebijakan tersendiri selain itu masih banyak factor lainnya. Rencana kami akan mengadakan secara berjenjang dan bergelombang terhadap program ini, dan mohon maaf kami masih belum bisa mengakomodir terhadap bank yang berlabel syariah yang disebabkan oleh factor regulasi, semoga kedepan bisa lebih baik dan tentunya bisa sesuai dengan harapan kita yakni sesuai dengan tuntunan dan syariah islam”tukasnya.
Sampai jumpa lagi dengan program Sahabat Peduli Umat yang akan datang.

0 comments:

Post a Comment