Yayasan Sahabat
Peduli Umat bekerja sama dengan organisasi unsur masyarakat melalui Lembaga
Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sukamaju Bandung bekerjasama dengan
Bank BRI Cabang RE Martadinata Bandung. Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar
aspirasi masyarakat terhadap maraknya bank keliling dan rentenir yang melanda
daerah kumuh perkotaan. Diantara masyarakat kumuh perkotaan tidak sedikit mereka
yang asset keluarganya misalkan berupa sepeda motor, alat elektronik bahkan ada
yang sampai rumah disita oleh bank keliling atau rentenir dikarenakan menunggak
dan terjadi penundaan pembayaran bahkan ada sebuah kejadian dimana nilai bunga
sudah melebihi bahkan dua kali lipat dari pinjaman pokok. Pinjaman terhadap
bank keliling atau rentenir bunganya sangat tinggi bahkan ada yang sampai 20%
perbulannya tapi masih diminati oleh masyarakat yang .
Terobosan baru
yang dilakukan oleh Yayasan Sahabat Peduli Umat yang bekerjasama dengan LPM
Sukamaju mendapatkan respon yang positif. Manfaat positif yang didapat oleh
masyarakat diantaranya tentang pengatahuan per bankan diantaranya Bank Rakyat
Indonesia (BRI) yang merupakan salah satu bank milik pemerintah yang merupakan
pelaksana program kesejahteraan rakyat melalui kredit perbankan Kredit Usaha
Rakyat (KUR) yang akad kredit tidak memerlukan jaminan dengan plafon sampai
dengan Rp 5.000.000,- dengan suku bunga bank 1% perbulan yang jauh lebih rendah
dari pada bank keliling atau rentenir.
Pada kesempatan
baik ini pula Sahabat Peduli Umat tidak memiliki MoU dengan narasumber Bank
Pemerintah yang sebenarnya menjadi dasar diantaranya untuk menyehatkan iklim
usaha sektor UMKM yang saat ini kurang mendapatkan informasi yang utuh dari
dunia perbankan selain itu untuk masyarakat kecil sebagian masih beranggapan
bahwa proses peminjaman ke bank rumit dan berbelit kemudian ada rasa sungkan,
segan dan hawatir bingung jika masuk bank. Yayasan Sahabat Peduli Umat berusaha
untuk menjembatani program unggulan pemerintah (KUR) yang hingga saat ini masih
belum cukup merata penerima manfaatnya. Semoga dengan agenda kecil ini bisa
mendatangkan manfaat.
Menurut ketua
pelaksanan program Bpk Rohmana :”Kami
menyadari bahwa yang kami lakukan ini masih terlalu kecil, namun ini adalah
sebagai upaya kongkrit kami untuk memberdayakan kaum rentan, kami telah
melakukan observasi rata-rata pelaku usaha kecil agak terhambat berkembang
diantaranya penyebab salah satunya adalah terlibat kredit dengan pihak bank
keliling atau rentenir sedangkan kita tahu bahwa iklim usaha tidaklah selalu
stabil pasti ada pasang surutnya dan jika pinjam moal ke bank keliling atau
rentenir tentunya mereka sangat tidak toleran atau tidak memiliki kebijakan
jika terjadi keterlambatan cicilan. Berbeda halnya dengan bank pemerintah yang
memiliki kebijakan tersendiri selain itu masih banyak factor lainnya. Rencana kami
akan mengadakan secara berjenjang dan bergelombang terhadap program ini, dan
mohon maaf kami masih belum bisa mengakomodir terhadap bank yang berlabel
syariah yang disebabkan oleh factor regulasi, semoga kedepan bisa lebih baik
dan tentunya bisa sesuai dengan harapan kita yakni sesuai dengan tuntunan dan
syariah islam”tukasnya.
Sampai jumpa lagi dengan program
Sahabat Peduli Umat yang akan datang.
RSS Feed
Twitter
00:55
faizal cikasose
0 comments:
Post a Comment