Thursday, 8 January 2015






Dalam menjalani kehidupan tentunya kita dituntut untuk memiliki tujuan atau arah hidup yang pasti,mau kemana dan dimana kita akan berakhir.Setiap orang sangat berkeinginan untuk hidup secara bahagia didunia yang berakhir kekal disurga.Namun hal ini sangat mudah sekali  dilontarkan oleh kebanyakan orang tanpa mengetahui bagaimana cara untuk menggapai sebuah mimpi manis yang di idam-idamkannya,tentunya harus melalui proses perjuangan terlebih dahulu,dimana kita harus siap dan berusaha bertahan dalam setiap tantangan dan ujian yang datang dalam rangka penambahan dan peningkatan kualitas dalam hidup.
Allah Swt berfirman :
Artinya: Demi masa,Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati dalam kesabaran.
Ayat diatas sudah mengingatkan kepada kita,bahwa hidup ini hanya sekejap saja,sekedar mampir,yang mana kita sangat dituntut keras untuk menfaatkan jatah hidup kita dengan kegiatan-kegiatan positif, sehingga akan berdampak dan menghasilkan suatu pembelajaran dan prestasi dunia akherat. Teringat pepatah : ( sehat sebelum sakit,kaya sebelum miskin,lapang sebelum sempit,muda sebelum tua,hidup sebelum mati ) hal ini setidaknya dapat membantu kita dalam menjalani proses kehidupan, sehingga dapat menjadikan hidup kita lebih terarah dan senantiasa berada di jalur yang positif.
Masa muda khususnya adalah masa yang penuh dengan harapan, sarat dengan cita-cita dan penuh romantika kehidupan yang sangat indah. Keindahan masa muda dihiasi dengan bentuk fisik yang masih kuat, berjalan masih cepat, pendengaran masih kuat, pikiran masih fress, kulit wajah indah mengilat,saat mulainya ideu ideu cemerlang berdatangan.Karena itu pantas jika para pemuda merupakan salah satu penentu maju atau mundurnya sebuah peradaban.
Kita bisa menarik kesimpulan bahwasannya ibadah dan berjuang yang paling utama itu justru dilakukan pada saat usia muda yang enerjik dan penuh vitalitas, ketika keinginan untuk mendapatkan yang terbaik dan terbanyak begitu mendominasi. Sedekah, sebagai contoh, dikeluarkan pada saat memiliki angan-angan dan cita-cita menjadi orang kaya, serta takut miskin, sehingga segala sesuatunya diperhitungkan dengan teliti. Demikian pula dengan tobat, yang terbaik adalah dilakukan oleh anak muda yang relatif sedikit dosa dan kesalahannya, atau jika melakukan kesalahan dianggap wajar oleh masyarakat.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Dailami dari Umar, Rasulullah SAW bersabda, ''Tobat itu sangat baik, akan tetapi jika dilakukan oleh anak muda jauh lebih baik ....'' Karena itu, balasan dari Allah SWT bagi anak muda yang mengisi masa mudanya dengan kegiatan yang bermanfaat sangat luar biasa, yaitu kelak di Padang Makhsyar akan mendapatkan naungan-Nya pada saat tidak ada naungan selain naungan-Nya.

Anak muda ini akan dipersamakan dengan enam golongan lainnya, seperti pemimpin yang adil, orang yang hatinya selalu terkait dengan masjid, orang yang saling mencintai karena Allah, orang yang suka bangun malam lalu berzikir kepada Allah mengingat segala dosanya hingga mengalir air matanya, orang yang suka berinfak yang disembunyikan sehingga tangan kanannya tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh tangan kirinya, dan laki-laki yang menolak diajak perbuatan zina oleh wanita cantik dan memiliki kedudukan. Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim.

Jika masa muda diisi dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat serta penuh dengan nilai-nilai perjuangan, mudah-mudahan sepanjang hayatnya akan menjadi orang yang istiqamah dalam kebaikan. Dan itulah makna kehidupan yang sesungguhnya bagi orang yang beriman. Wallahu a'lam bis-shawab. 


Rohmana

0 comments:

Post a Comment