dakwatuna.com
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Penghasilan saya dan istri jika
digabung sekitar Rp 20 juta. Setiap bulan saya sudah mengeluarkan zakat profesi
minimal 2,5%. Pengeluaran setiap bulan sebesar Rp 15 juta termasuk cicilan Rp 7
juta, sehingga ada sisa Rp 5 juta. Saya juga ada tabungan di asuransi sebesar
Rp 48 juta. Bagaimana perhitungan zakat malnya?
Atas Jawabannya saya ucapkan terima
kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Heri, Jakarta
Jawaban:
Bapak Heri yang dirahmati Allah.
Terima kasih telah berkonsultasi dengan kami mengenai penghitungan zakat
profesi.
Zakat profesi adalah zakat yang
ditunaikan oleh para pegawai. Karyawan, buruh dan para profesional termasuk
dokter dan pengacara. Dibayarkan setiap kali mereka menerima penghasilan
(gaji). Kadar zakat penghasilan adalah 2,5% dari keseluruhan jumlah penghasilan.
Adapun bagi yang memiliki tanggungan atau utang pokok bulanan, maka zakatnya
sebesar 2,5% dari sisa pembayaran pokok bulanan tadi. Penghasilan atau gaji
yang wajib dikeluarkan zakatnya hanyalah penghasilan yang telah mencapai
batasan nisab 5 wasaq. Penghasilan yang kurang atau belum setara dengan nisab
itu tidak wajib baginya berzakat profesi. (5 wasaq = nisab zakat pertanian =
522 kg beras = Rp 2.610.000 jika harga Rp 5.000/kg).
Perhitungan zakat Anda sebagai berikut: zakat
profesi 2,5% dibayarkan setiap bulannya adalah 2,5% dari sisa pembayaran utang
pokok/cicilan. 2,5% X Rp 5.000.000 = Rp. 125.000/bln. Sedangkan untuk zakat
tabungan/simpanan Anda yang dikeluarkan setiap tahunnya adalah 2,5% X saldo
akhir = 2,5% X Rp 48.000.000 = Rp 1.200.000/tahun ini. Zakat atas harta klaim
asuransi hanya diwajibkan atas asuransi yang bersifat non-ribawi. Wallahu
a’lam.
RSS Feed
Twitter
23:15
faizal cikasose

0 comments:
Post a Comment