Monday, 11 May 2015




 Tahukah Anda mengapa anak kecil suka makanan manis, seperti permen, snack dan kue-kue ? Selain enak dan memberikan rasa addict, makanan manis juga kerap dikemas menarik atau warna cerah. Namun makanan manis memiliki efek buruk bila dikonsumsi berlebihan, karena mengandun kalori tinggi, umumnya bahan dasar permen yaitu gula, air dan sirup fruktosa. Kandungan yang terdapat di dalam permen dapat menimbulkan beberapa kondisi buruk pada kesehatan anak.

Alasan lain mengapa orang tua wajib membatasi asupan makanan manis, karena menimbulkan perasaan kenyang sehingg kemudian anak tidak mau makan makanan lain. Padahal gizi justru ada di makanan seperti sayur dan daging. Makanan manis berlebih juga bisa menimbulkan lubang pada gigi. Untuk menjaga kesehatan anak yang suka makann manis, perhatikan hal berikut :

1.    Kenali gula tambahan pada makanan anak. Sekitar 70 persen dari makanan manis yang disukai anak seringkali mengandung gula tambahan. Sebagai orang tua Anda harus selektif dalam membaca label makanan. Daftar gula tamabahan yang sering kali terdapat pada makanan anak adalah sirup jagung fruktosa tinggi, konsentrat jus buah, laktosa, maltose, sukrosa, glukosa, dekstrosa, tetes, barley malt, diastatic malt, etil maltol, maltodekstrin,madu. Meskipun tidak membahayakan, ada baiknya Anda memperhatikan kandungan gula tersebut agar tidak terlalu presentasenya.

2.    Memilih minuman sehat untuk anak. Minuman manis yang sering dikonsumsi oleh anak-anak menyumbang 10 sampai 15 persen dari kalori harian. Pilih minuman sehat seperti susu sapi atau susu kedelai. Hindari menambahkan gula pada minuman susu untuk anak.

3.    Membatasi jajanan permen atau coklat. Hindari untuk melarang anak mengkonsumsi permen atau coklat, karena akan membuat anak mencuri makan makanan manis saat Anda tidak ada. Batasi konsumsi asupan makanan seperti seminggu dua-tiga kali dengan jumlah yang terbatas.

4.    Pilih makanan manis alami. Hindri pemanis buatn namun pilih makanan seprti irisan buah dengan yogurt, smoothie buah atau jus buah-buahan dengan sedikit kandungan gula buatan sendiri

5.    Berikan pilihan antara makanan manis dengan mainan. Ketika anak marah atau rewel, sebaiknya berikan pilihan diluar makanan manis dan menggantinya dengan benda lain, seperti mainan atau stiker.

6.    Ajarkan anak untuk berbagi. Anda juga dapat mengajarkan anak untuk berbagai makanan dan minuman manisnya kepada teman-temannya, seperti berbagai es cream miliknya, cup cake atau permen. Hal ini dapat mengurngi konsumsi anak yang berlebihan terhadap makanan dan minuman tersebut.

7.    Mengalihkan camilan manis dengan snack bergizi. Untuk menggantikan camilan manis yang biasanya dikonsumsi anak, buatlah snack buatan sendiri dari bahan-bahan yang bergizi seperti sereal gandum kering, kacang tanpa garam atau buah kering.

(Sumber : Pikiran Rakyat)
#SPUBerbagi

0 comments:

Post a Comment