Anda mungkin
adalah satu di antara sekian orang tua yang berharap untuk mempersiapkan anak
Anda menghadapi dunia entrepreneurship? Secara alami, memang anak kecil
memiliki banyak ciri-ciri yang diperlukan untuk menjadi entrepreneur: mereka
kreatif, ambisius, negosiator handal, dan bersemangat tentang belajar hal-hal
baru. Maka, Anda perlu memelihara agar ciri-ciri ini tetap ada di pertumbuhan
anak Anda.
Berikut
enam tips untuk mengajarkan anak berbisnis:
Ajarkan
Anak Anda tentang Pentingnya Uang
Dengan
mengajarkan anak Anda tentang uang, Anda membantu mereka menemukan hubungan
antara pendapatan, pengeluaran dan menabung. Sesederhana itu. Namun dampak pola
pikir ini akan sangat besar ketika mereka dewasa. Cara melakukannya gampang.
Anda bisa memulainya dengan mengajarkan anak Anda memahami nilai uang, misalnya
dengan konsep sederhana seperti menghitung uang koin kembalian, dan memberikan reward & punishment ketika benar atau salah.
Ajarkan
Anak Anda tentang Ekonomi
Anak-anak
mampu memahami prinsip-prinsip ekonomi sederhana, dan semakin bertambah usia,
mereka akan semakin paham. Anda dapat mengawali pendidikan ekonomi ini dengan
memainkan peran pembeli dan penjual: Anda berperan sebagai pembeli di toko anak
Anda. Mereka harus menyesuaikan juga dengan persediaan mereka.
Mengajarkan
tentang Realita
Ketika
anak Anda mengatakan hal tak masuk akal seperti, “Aku ingin membangun sebuah
istana untuk
bonekaku!”,
maka bantu mereka membayangkannya. Namun alih-alih langsung menyetujui, bantu
dia untuk memikirkan bagaimana cara mewujudkannya. Semakin sering Anda
mempraktekkan tentang bagaimana mewujudkan ide dan mengubahnya menjadi
kenyataan, semakin mereka akan mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan
pemecahan masalah.
Bertindak
Berdasarkan Ide
Jika
anak Anda ingin mencari uang sendiri, bantu mereka untuk menuliskan beberapa
ide bisnis satu-hari terbaik dan kemudian bantu mereka untuk mewujudkannya.
Pengalaman pertama mereka memegang uang hasil jerih payah mereka tidak akan
pernah mereka lupakan.
Biarkan
Mereka Membuat Kesalahan
Jika
Anda memperbaiki masalah sebelum anak Anda memiliki kesempatan, Anda
menghalangi kesempatan berharga mereka untuk belajar dari kesalahan. Anda boleh
memberitahu putri Anda bahwa desain istana mereka cacat, tapi asalkan dia tidak
terluka mencoba membangunnya, maka lebih baik Anda membiarkan dia mencobanya.
Setelah menyadari desainnya tidak akan berhasil, Anda dapat membantu
membimbingnya menuju solusi yang lebih baik.
Ajarkan
tentang Goal Setting
Ajarkan
mereka tentang bagaimana menetapkan tujuan dan menguraikan langkah-langkah yang
diperlukan untuk mencapainya. Ilmu ini adalah dasar dari mengajarkan anak
berbisnis. Hal ini bisa diterapkan untuk kasus sederhana. Misalnya anak-anak Anda
berkata mereka ingin mengumpulkan uang 50 ribu. Maka, berikan sejumlah usulan
tentang langkah-langkah mengumpulkan uang 50 ribu dalam 1 bulan.
(Sumber
: studentpreneur.co)
#SPUBerbagi
RSS Feed
Twitter
20:09
faizal cikasose

0 comments:
Post a Comment